1.67 Rating by hostinfo.pw
WHOIS DNS Server Info Registrar Server availability Web Archive Google index

IP Address: 103.25.196.196 Hosted Country: Indonesia Indonesia

Traffic Report

Daily Unique Visitors: 5,054
Daily Pageviews: 20,216

Estimated Valuation

Income Per Day: No data
Estimated Worth: No data

Search Engine Indexes

Google Indexed Pages: No data
Yahoo Indexed Pages: No data
Bing Indexed Pages: No data

Search Engine Backlinks

Google Backlinks: No data
Bing Backlinks: No data
Alexa BackLinks: No data

Safety Information

Google Safe Browsing: No Risk Issues
Siteadvisor Rating: No data
WOT Trustworthiness: Good
WOT Privacy: Good
WOT Child Safety: Excellent

Website Inpage Analysis

Total IFRAMEs: 2
Total Images: 66
Google Adsense: No data
Google Analytics: UA-36251023-1

Website Ranks & Scores

Alexa Rank: 269,109
PageSpeed Score: No data
Domain Authority: No data

Web Server Information

Hosted IP Address:

103.25.196.196

Hosted Country:

Indonesia ID

Location Latitude:

-6.21462

Location Longitude:

106.845

HTTP Header Analysis

Http-Version: 1.1
Status-Code: 200
Status: 200 OK
Date: Tue, 23 Jul 2019 22:32:44 GMT
Server: Apache/2.4.12 (FreeBSD) OpenSSL/1.0.1p-freebsd
Expires: Thu, 19 Nov 1981 08:52:00 GMT
Cache-Control: no-store, no-cache, must-revalidate, post-check=0, pre-check=0
Pragma: no-cache
Transfer-Encoding: chunked
Content-Type: text/html

DNS Record Analysis

Type TTL Extra
A 3576 IP: 103.25.196.196
NS 3576 Target: ns2.indo.net.id
NS 3576 Target: who.wika.co.id
NS 3576 Target: whois.wika.co.id
NS 3576 Target: ns1.indo.net.id
SOA 3595 MNAME: whois.wika.co.id
RNAME: hostmaster.wika.co.id
Serial: 2019071764
Refresh: 10800
Retry: 3600
Expire: 604800
MX 3600 Priority: 5
Target: mailcleaner.wika.co.id
MX 3600 Priority: 10
Target: mx-corp.indo.net.id
TXT 3600 TXT: PT. Wijaya Karya
(Persero) Tbk
TXT 3600 TXT: MS=ms12321103
TXT 3600 TXT: v=spf1 mx a
ip4:103.25.196.254/32
ip4:202.159.16.230/32
a:mailcleaner.wika.co.id
a:smtp.indo.net.id
a:smtp-1.indo.net.id
include:wikamail.id
include:spf.protection.ou
tlook.com
include:outlook.com ~all

Home - WIKA dibentuk dari proses nasionalisasi perusahaan Belanda bernama Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vis en Co. atau NV Vis en Co. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 2 tahun 1960 dan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) No. 5 tanggal 11 Maret 1960, dengan nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja. Kegiatan usaha WIKA pada saat itu adalah pekerjaan instalasi listrik dan pipa air. Pada awal dasawarsa 1960-an, WIKA turut berperan serta dalam proyek pembangunan Gelanggang Olah Raga Bung Karno dalam rangka penyelenggaraan Games of the New Emerging Forces (GANEFO) dan Asian Games ke-4 di Jakarta. Seiring berjalannya waktu, berbagai tahap pengembangan kerap kali dilakukan untuk terus tumbuh serta menjadi bagian dari pengabdian WIKA bagi perkembangan bangsa melalui jasa-jasa konstruksi yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Perkembangan signifikan pertama adalah di tahun 1972, dimana pada saat itu nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja berubah menjadi PT Wijaya Karya. WIKA kemudian berkembang menjadi sebuah kontraktor konstruksi dengan menangani berbagai proyek penting seperti pemasangan jaringan listrik di Asahan dan proyek irigasi Jatiluhur. Satu dekade kemudian, pada tahun 1982, WIKA melakukan perluasan divisi dengan dibentuknya beberapa divisi baru, yaitu Divisi Sipil Umum, Divisi Bangunan Gedung, Divisi Sarana Papan, Divisi Produk Beton dan Metal, Divisi Konstruksi Industri, Divisi Energy, dan Divisi Perdagangan. Proyek yang ditangani saat itu diantaranya adalah Gedung LIPI, Gedung Bukopin, dan Proyek Bangunan dan Irigasi. Selain itu, semakin berkembangnya anak-anak perusahaan di sektor industri konstruksi membuat WIKA menjadi perusahaan infrastruktur yang terintegrasi dan bersinergi. Keterampilan para personel WIKA dalam industri konstruksi telah mendorong Perseroan untuk memperdalam berbagai bidang yang digelutinya dengan mengembangkan beberapa anak perusahaan guna dapat berdiri sendiri sebagai usaha yang spesialis dalam menciptakan produknya masing-masing. Pada tahun 1997, WIKA mendirikan anak perusahaannya yang pertama, yaitu PT Wijaya Karya Beton, mencerminkan pesatnya perkembangan Divisi Produk Beton WIKA saat itu. Kegiatan PT Wijaya Karya Beton saat itu diantaranya adalah pengadaan bantalan jalan rel kereta api untuk pembangunan jalur double-track Manggarai, Jakarta, dan pembangunan PLTGU Grati serta Jembatan Cable Stayed Barelang di Batam. Langkah PT Wijaya Karya Beton kemudian diikuti dengan pendirian PT Wijaya Karya Realty pada tahun 2000 sebagai pengembangan Divisi Realty. Pada tahun yang sama didirikan pula PT Wijaya Karya Intrade sebagai pengembangan Divisi Industri dan Perdagangan. Semakin berkembangnya Perseroan, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Perseroan. Hal ini tercermin dari keberhasilan WIKA melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada tanggal 27 Oktober 2007 di Bursa Efek Indonesia (saat itu bernama Bursa Efek Jakarta). Pada IPO tersebut, WIKA melepas 28,46 persen sahamnya ke publik, sehingga pemerintah Republik Indonesia memegang 68,42 persen saham, sedangkan sisanya dimiliki oleh masyarakat, termasuk karyawan, melalui Employee/Management Stock Option Program (E/MSOP), dan Employee Stock Allocation (ESA). Sementara itu, langkah pengembangan Divisi menjadi anak perusahaan yang berdiri di atas kaki sendiri terus dilakukan. Pada tahun 2008 WIKA mendirikan anak perusahaan PT Wijaya Karya Gedung yang memiliki spesialisasi dalam bidang usaha pembangunan high rise building. WIKA juga mengakuisisi 70,08 persen saham PT Catur Insan Pertiwi yang bergerak di bidang mechanical-electrical. Kemudian nama PT Catur Insan Pertiwi dirubah menjadi PT Wijaya Karya Insan Pertiwi. Pada tahun 2009, bersama dengan PT Jasa Sarana dan RMI, mendirikan PT Wijaya Karya Jabar Power yang bergerak dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP). Di pertengahan tahun 2009, WIKA bersama perusahaan lain berhasil menyelesaikan Jembatan Suramadu, sebuah proyek prestisius yang menghubungkan pulau Jawa dengan pulau Madura. Kini proyek tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Memasuki tahun 2010, WIKA berhadapan dengan lingkungan usaha yang berubah dengan tantangan lebih besar. Untuk itu, WIKA telah menyiapkan Visi baru, yaitu VISI 2020 untuk menjadi salah satu perusahaan EPC dan Investasi terintegrasi terbaik di Asia Tenggara. Visi ini diyakini dapat memberi arah ke segenap jajaran WIKA untuk mencapai pertumbuhan yang lebih optimal, sehat dan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2012, WIKA berhasil menuntaskan proyek power plant yang terdiri dari: Pembangkit Listrik Tenaga Gas Borang, 60MW, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Rengat, 21MW, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Ambon, 34MW. Pada tahun 2013 Perseroan mendirikan usaha patungan PT Prima Terminal Peti Kemas bersama PT Pelindo I (Persero) dan PT Hutama Karya (Persero), mengakuisisi saham PT Sarana Karya (Persero) (“SAKA”) yang sebelumnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, mendirikan usaha patungan PT WIKA Kobe dan PT WIKA Krakatau Beton melalui Entitas Anak WIKA Beton, dan melakukan buyback saham sebanyak 6.018.500 saham dengan harga perolehan rata-rata Rp1.706,77,-

Similarly Ranked Websites

sexfeast.ru

- sexfeast.ru

269,110   $ 30,780.00

unruly.co

- unruly.co

Unruly's video ads are powered by emotional data to help advertisers engage global audiences on premium sites, and publishers better monetise audiences.

269,111   $ 30,780.00

pornota.net

- pornota.net

Бесплатный русский порно сайт! Смотреть порно видео онлайн в хорошем качестве с кайфом! Бесплатная порнуха в hd качестве для народа. Каждый день 365 дней в году у нас самые...

269,113   $ 30,780.00

4rama.com

- 4rama.com

269,118   $ 30,780.00

bigpanda.io

- bigpanda.io

BigPanda Autonomous Operations Platform, powered by Open Box Machine Learning, helps you detect, investigate and resolve IT incidents faster and more easily than before.

269,124   $ 30,780.00